Akhfash.Com

SELAMATKAN AL-AQSA

Saturday, January 31, 2009

Sejuk ??? Mereka juga kesejukan...


Sudah lebih 1 bulan Palestin diserang secara ganas oleh Zionis (Israel) laknatullah. Sudah lebih 1000 nyawa tidak berdosa menjadi korban. Tanah yang dulunya dipenuhi hijauan dan bangunan kini menjadi hamparan yang penuh dengan kemusnahan, serpihan batu-bata dan mayat manusia. Apa tindakan kita ?

Ramai mengikuti perkembangan GAZA, dari kaca televisyen, radio, akhbar dan internet. Tapi sejauh manakah keprihatinan kita kepada mereka yang menjadi kekejaman Zionis ini ? Sumbangan tidak disalurkan, kempen BOIKOT Yahudi tidak dipedulikan, hanya difikirkan kekenyangan perut sendiri.

Tidak terlintas-kah apa yang mereka alami? Apa yang mereka makan? Di mana mereka tinggal? Dengan siapa mereka ingin menumpang kasih dan manja? Kita hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, lapar, sejuk dan sebagainya.

Suhu di bawah 10 darjah celcius kini memanglah menyebabkan cepat lapar dan kesejukan. Perasaan ini mestilah lebih dialami oleh penduduk Gaza, lapar dan sejuk. Kita yang berada seharian di dalam rumah pun merasakannya, apatah lagi mereka yang kini hanya mendiami di celahan serpihan bangunan runtuh & di khemah². Kita yang memakai baju berhelai-helai merasa sejuk, apatah lagi mereka yang sehelai sepinggang. Berada di lilitan saratoga (selimut tebal) bersama isteri dan anak² juga kesejukan, bagaimana pula mereka yang tidurnya hanya diselimuti darah & tangisan? Tiada tempat untuk berteduh, tiada ubat untuk merawat luka, tiada makanan untuk dimakan, tiada keluarga untuk merasa aman dan bahagia.

Hulurkan bantuan, sambutlah kempen BOIKOT, kecam Zionis & sekutunya, bersatulah agar mereka (penduduk Gaza) merasa kita bersama dan membela mereka.

Sunday, January 25, 2009

Ya Allah !!!

Assalamualaikum...

Setelah sekian lama saya tidak menulis di blog ini, hari ini saya ingin berkongsi bersama sidang pembaca agar ia menjadi tatapan kita bersama. Saya hanya menyalinnya dari kitab karangan Dr. Aidh al-Qarni, LA TAHZAN (Jangan Bersedih) / (Don't Be Sad) di bawah tajuk pertama YA ALLAH !

{Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta pada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.}
(QS. Ar-Rahman: 29)
Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin bertiup kencang menerjang, semua penumpang kapal akan panik dan menyeru: "Ya Allah!"

Ketika seseorang tersesat di tengah gurun pasir, kendaraan menyimpang jauh dari jalurnya, dan para kafilah bingung menentukan arah perjalanannya, mereka akan menyeru: "Ya Allah!"
Ketika musibah menimpa, bencana melanda, dan tragedi terjadi, mereka yang tertimpa akan selalu berseru: "Ya Allah!"

Ketika pintu-pintu permintaan telah tertutup, dan tabir-tabir permohonan digeraikan, orang-orang mendesah: "Ya Allah!"

Ketika semua cara tak mampu menyelesaikan, setiap jalan terasa menyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, mereka pun menyeru: "Ya Allah!"

Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup, dan jiwa serasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul, menyerulah:"Ya Allah!"

Kuingat Engkau saat alam begitu gelap gulita,
dan wajah zaman berlumuran debu hitam

Kusebut nama-Mu dengan lantang di saat fajar menjelang,

dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah


Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yang menetes penuh keikhlasan, dan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati adalah hanya pantas ditujukan ke hadirat-Nya.

Setiap dini hari menjelang, tengadahkan kedua telapak tangan, julurkan lengan penuh harap, dan arahkan terus tatapan matamu ke arah- Nya untuk memohon pertolongan! Ketika lidah bergerak, tak lain hanya untuk menyebut, mengingat dan berdzikir dengan nama-Nya. Dengan begitu, hati akan tenang, jiwa akan damai, syaraf tak lagi menegang, dan iman kembali berkobar-kobar. Demikianlah, dengan selalu menyebut nama-Nya, keyakinan akan semakin kokoh. Karena,

{Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya.}
(QS. Asy-Syura: 19)

Allah: nama yang paling bagus, susunan huruf yang paling indah,
ungkapan yang paling tulus, dan kata yang sangat berharga.

{Apakah kamu tahu ada seseorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?}
(QS. Maryam: 65)

Allah: milik-Nya semua kekayaan, keabadian, kekuatan, pertolongan,
kemuliaan, kemampuan, dan hikmah.

{Milik siapakah kerajaan pada hari ini? Milik Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.}
(QS. Ghafir: 16)
Justify Full
Allah: dari-Nya semua kasih sayang, perhatian, pertolongan, bantuan,
cinta dan kebaikan.

{Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lab. (datangnya).}
(QS. An-Nahl: 53)

Allah: pemilik segala keagungan, kemuliaan, kekuatan dan
keperkasaan.

Betapapun kulukiskan keagungan-Mu dengan deretan huruf,
Kekudusan-Mu tetap meliputi semua arwah
Engkau tetap Yang Maha Agung, sedang semua makna,
akan lebur, mencair, di tengah keagungan-Mu, wahai Rabku


Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan
kesedihan itu awal kebahagian, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa
tentram. Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan
padamkan bara jiwa dengan air keimanan.

Wahai Rabb, anugerahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini rasa
kantuk dari-Mu yang menentramkan. Tuangkan dalam jiwa yang bergolak
ini kedamaian. Dan, ganjarlah dengan kemenangan yang nyata. Wahai Rabb,
tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada cahaya-Mu.
Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus. Dan
tuntunlah orang-orang yang menyimpang dari jalan-Mu merapat ke hidayah-
Mu.

Ya Allah, sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan
memancar terang, dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secercah
sinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya setan dengan bantuan bala
tentara-Mu.

Ya Allah, sirnakan dari kami rasa sedih dan duka, dan usirlah
kegundahan dari jiwa kami semua.

Kami berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera.
Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepada-Mu kami
memohon, dan hanya dari-Mu lah semua pertolongan. Cukuplah Engkau
sebagai Pelindung kami, karena Engkaulah sebaik-baik Pelindung dan
Penolong.